.do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none; }
Showing posts with label NOVEL. Show all posts
Showing posts with label NOVEL. Show all posts

Sunday, 4 June 2017

Critical eleven sebuah review : NOVEL VS FILM

Sebelum bicara pada ranah inti, ada baiknya kita memaklumi dengan jelas bahwa selalu ada perbedaan imajinasi yang dituangkan dalam sebuah buku – dan kemudian diangkat ke dalam layar lebar. Ya, sudah pasti akan ada banyak perbedaan. Entah itu gambaran tokoh ideal, latar, atau jalan cerita itu sendiri. Untuk mendeskripsikan suatu keadaan, atau ekspresi yang terdapat dalam suatu tokoh novel tentu saja tidak akan selalu sama karena lagi-lagi persepsi dan ekspektasi pembaca jauh dari standar. Semua orang punya pikiran. Sehingga dari persepsi dan ekspektasi itu tidak dapat diseragamkan. Jadi saya jelas memahami bahwa kritik dan saran mengenai film yang diangkat dari suatu novel sudah pasti akan menuai banyak komentar, dan tulisan saya ini hendak memberikan review dari kacamata saya sebagai pembaca setia novel ika natassa – dan penonton filmnya.

Saya sungguh mengapresiasi IKA NATASSA sebagai penulis novel ini, gaya bahasanya yang mengalir – kadang saya seperti mengalami perasaan yaaanggg “ini gaya gue banget, bikin ngakak, dan yang paling parah bikin mesam mesem sendiri”, dan sederet kalimat indahnya dia yang simple membuat saya berekspektasi tinggi terhadap film ini.

Apalagi, pemainnya kece-kece bukan? Siapa yang nggak kenal reza rahadian? aktor yang beberapa tahun terakhir mengambil hampir seluruh porsi pemain laki-laki dalam suatu film. Aktor yang berulang kali masuk kategori awards dan bahkan memenangkannya. Sampai setelah saya melihat trailernya di instagram, dalam hati saya berniat begini “SAYA HARUS NONTON FILM INI, BANGET!”

Wednesday, 25 May 2016

DAFTAR NOVEL TERBARU 2016 (1)

Ini dia nih, koleksi buku fiksi terbaru awal 2016, harganya mulai dari 50 k. check this out ...

Cuman ada beberapa buku dulu yang bisa saya share di post ini, yang pertama bukunya eka kurniawan.


sejak baca buku eka yang cantik itu luka, saya jadi naksir gaya bahasa dia.
nah ini buku terbaru, kalo nggak salah baru keluar bulan april.

nih buku harganya kurang lebih 90 an, hampir 100k. secara bahasa bagus sih, tapi harus dibilang, saya nggak suka endingnya, nggantung banget. nggak kayak buku eka kurniawan yang lain. untuk yang ini, saya harus bilang nggak suka. 


dibanding yang di atas, saya lebih suka alur yang ini nih, lelaki harimau.
masih kayak biasanya, pola pikir eka emang liar. rawwrrr

Friday, 8 April 2016

Novel Dee Lestari


Saya Lupa tepatnya tahun berapa, tapi buku pertama yang saya baca karya dee judulnya filosofi kopi. Kumpulan cerpen yang menurut saya, wow, orisinil, nggak sok drama banget – lagipula, setahu saya, cuman dee satu-satunya penulis wanita yang tulisannya liar. Bebas. Lepas. Dan ritmenya enak. Nggak mau terbatas sama issue manusia.  semua yang ditulis di bukunya hampir menyentuh seluruh aspek. Dalam salah satu cerpennya di buku yang sama, dia justru membahas dari sisi kecoak – atau tentang sikat gigi. Saya suka bagian itu. itu sihirnya dia. Saya bersyukur mengenal tulisan dee dari dulu. 

     Untuk pemula, yang nggak begitu suka mempelajari “bahasa dan kosakata”, tulisaan dee memang identik dengan asing dan rumit. Ada inggris lah, kimia lah, fisika kuantum, dan apalah apalah. Dee mencampuradukkan seluruh istilah yang dia pengen masukin. Tapi itu justru yang bikin saya tertarik sejak dari judul pertama itu. hebatnya, yang dia masukin mah nyambung-nyambung aja. Nggak terkesan sok pintar atau dipaksakan.

Saya berasa lagi baca buku kuliah, karna setiap ada istilah asing saya justru tertantang buat tahu – dan saya catet, saya garis bawahin. Itu awal ketertarikan saya sama dee. Tulisannya segar, peduli amat dia beragama apa – atau latar belakangnya gimana. Saya hanya mencintai karyanya. 

Lantas dari filosofi kopi itu saya mulai menunggu karya-karya dia yang lain. Saya tunggu postingan blognya, saya follow dia. Tapi sayangnya, dee nggak begitu aktif di sosial media, terutama blognya. Rectorverso, madre, supernova, perahu kertas, hampir semuanya mengejutkan. Bikin saya larut banget bacanya, dan nggak mau diduain. 

Buku terakhir yang bikin saya kayak gila, harap-harap cemas kayak mau nungguin pacar balik dari pangakalan, senyum-senyum sendiri karna udah mau rilis – Supernova inteligensi embun pagi. Heboh banget saya waktu ditandain temen saya buku itu mau rilis, senyum, teriak, dan langsung pasang badan nyiapin duit. Saking hebohnya, mulai dari waktu malem pre order bisa dibuka saya langsung pesen. Itu langka banget saya lakuin, apalagi dengan riwayat saya pernah ketipu sama pesen online gitu. Tapi saya udah nggak sabar. 

Inteligensi embun pagi.

Setelah saya dibuat senyum sendiri sama si etra di seri petir, kagum sama zarah di seri partikel, dan semua lingkaran yang membingungkan itu. IEP muncul dengan 600 an halaman, yaaaang sayaaa selesaikan dalam waktu sehari. Ngebut.

Setelahnya?