.do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none; }

Saturday, 17 June 2017

Wow! Beberapa hal ini hanya terjadi saat Ramadhan

Bulan ramadhan memang bulan special, seperti kita semua. Segala sesuatunya ditunggu, dan yang pasti – ada sekumpulan kebiasaan yang hanya ada di bulan Ramadhan yang pasti tidak luput dari pengamatan kamu, baik di rumah, di jalanan, di lingkungan sekitar rumah, kebiasaan saudara-saudara kalian yang berubah.

Apa saja hal-hal tersebut?

Here we go :

1.   Nobar kajian Tafsir Al-Misbah Quraish Shihab

Tontonan paling menarik selama ramadhan bagi saya. Dengan gaya bahasa yang baik, sopan, dan tidak menggurui – Quraish Shihab memaksa saya dan keluarga untuk mau tidak mau memahami dan mempelajari maksud al Quran lebih mendalam. Beliau kerapkali menggunakan bahasa yang sungguh menyenangkan, seperti tidak mau menyebut orang lain kafir dan lebih memilih untuk memberi sebutan “Muslim yang durhaka” karena mereka masih muslim, hanya saja tidak menjalankan perintah Tuhannya.

Bayangkan dengan kebanyakan orang beberapa bulan terakhir yang hobi sekali mengkafirkan muslim yang lain. Padahal kita bukan Tuhan, dan padahal kita mungkin saja tidak lebih baik daripada yang lain.




Bagi saya beginilah seharusnya orang yang berpendidikan. Tau batasan, tidak merendahkan apalagi merasa paling benar dan menghardik orang lain yang tidak memiliki satu keyakinan. Beliau mempergunakan ajakan yang halus, bahasa yang santun. Tidak menyebut dirinya seseorang yang beriman, namun yang mengimani karena konotasi dari dua kata tersebut jelas berbeda.

Kebiasaan ini hanya ada di bulan ramadhan. Menonton bersama dengan keluarga sembari menikmati sahur, setiap jam setengah 4 pagi. Melihat raut wajah yang bijak, berwibawa dan berpendidikan Beliau. Sepertinya menyenangkan sekali punya orang tua seperti Beliau.

2.   Listerine di kamar mandi rumah

Ini mungkin kebiasaan yang sangat janggal dan lucu. Yang hanya dilakukan ayah saya di rumah. Setiap kali hari pertama ramadhan, saya menemukan Listerine di rak peralatan mandi dan saya tersenyum. Soal haram atau halalnya berkumur dengan air yang memiliki rasa, apalagi efek segar seperti Listerine saya pikir hanya salah satu cara ayah saya menjaga diri dan menghargai ketika berbicara dengan orang lain.

Lagipula memang kita selalu bertemu dengan orang banyak di Bulan ramadhan bukan? Maka bentuk seperti ini mungkin salah satu cara ayah saya menghormati orang lain yang tidak berpuasa.

Tapi lagi-lagi saya tertawa, kenapa hanya ayah saya yang melakukan ini di rumah? Wkwk.

3.   Perut dimanjakan
Rumah saya tepat di samping masjid. Kantor saya, rumah saudara, bahkan dimanapun. Darimanapun saya berada, keluar rumah dari pintu manapun, saya akan mendengar suara adzan dan kegiatan masjid – apalagi di bulan Ramadhan seperti ini yang setiap hari seperti selalu saja ada kegiatan.

Nah, betapa beruntungnya ketika Ramadhan rumah yang berada di dekat masjid. Perut kita dimanjakan dengan banyak makanan. Berbuka puasa gratis, teh manis hangat gratis, snack gratis yang itu sebenarnya bisa untuk makan dua hari.


 Belum lagi, ibu saya memang spesialis jajanan pasar dan catering. Bulan ramadhan begini, sudah pasti stock makanan melimpah ruah dan apalagi kue keringnya. Kebayang nggak sih bulan ramadhan betapa spesialnya? Nggak bakal kelaparan :D

Mungkin kebiasaan ini berbeda dengan kebiasaan kalian di rumah. maka amati apa saja yang berbeda, kegiatan spesial kalian di bulan Ramadhan. kegiatan yang mendekatkan diri kepada keluarga dan Tuhan. dan saran saya, selamat menikmati hari-hari terakhir Ramadhan. semoga kita semua mendapatkan keberkahan - Amin.

No comments:

Post a Comment