.do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none; }

Thursday, 30 May 2013

Silahkan tanggung sendiri



"Pengen amnesia, pengen mati rasa; atau kalau enggak. Bunuh aja aku sekalian, diam-diam pake obat dosis tinggi. Mau ya, pliss?" wajahmu Nampak acak-acakan. Kusut. Jambangmu  tak beraturan, matamu lelah; seperti sudah berhari-hari hanya ada kemalangan dan sial yang bertempat tinggal disana.
"kau tak tahu bagaimana rasanya jadi aku.” Aku mengerutkan dahi. Nah loh, hidup memang tentang perasaan sendiri. Tidak ada siapa yang bisa jadi apa, atau apa mendadak jadi siapa, sekalipun televise sudah membuat reality show jika aku menjadi.
“Udah miskin, disiksa lahir batin, dihina kesana-kemari, pontang-panting cuman buat hidup yang makin lama makin kejem. Aku udah nggak tahan. Sial banget nasibku, nggak ada dari kalian yang sanggup kalau jadi aku!
" kau menambahi keluh kesahmu.
Sementara aku hanya bisa diam, mendengarkan, dan terlihat bodoh karena membiarkanmu terus merutuk kehidupan. Sekejam itukah hidup? Atau tidak ada timbangan dan perbandingan lain di hidupmu selain kata sial dan kejam? Aku menelan liur.
Kutanya, sudah berapa lama kau hidup dalam kemiskinan. Kau jawab; hampir dua puluh tahun sejak dilahirkan.
Kutanya, sudah berapa lama kau  meninggalkan Tuhan; hingga ketenanganmu hilang. Kau jawab lagi; hampir dua puluh tahun sejak dilahirkan.
Untuk yang terakhir kali kutanya kau; sudah berapa kali Tuhan menyelamatkan kesialan dan memberimu lagi kesialan yang berulang. Kau jawab lagi; sudah hampir dua puluh tahun sejak dilahirkan.
Dan untuk terakhir kalinya; sepertinya bukan Tuhan yang membuat kesialan itu dalam hidupmu, yang memiskinkan hati dan hartamu,  yang mencerabut ketenangan dan kenyamanan itu dalam hatimu. Jawabannya adalah; kau sendiri.
"ya, kau sendiri". Kau yang membuat nikmat berganti kosakata menjadi kesialan. Kau yang membuat rezeki berganti kosakata menjadi musibah tiada henti. semuanya memang kau hadirkan sendiri.
Dan kini; silahkan menanggung apa-apa yang kau ciptakan sendiri."
 

No comments:

Post a Comment