.do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none; }

Tuesday, 10 July 2012

Mata sipit, kulit putih dan pipi Chubby


maka pagi ini. pagi yang cerah, pagi pertama kali buka mata dan harus semerbak nyium bau mie goreng. padahal gak ada yang bikin. dan pagi yang sukses membuat saya banyak ngemil gorengan kemudian mengantuk hebat. maka daripada saya harus kembali ke meja makan, mengintip masih seberapa banyak isi dan macamnya, saya putuskan untuk membahas masalah ini.        

sudah kita tahu juga dari awal, dan bahkan sejak jaman dahulu kalaaa, kalau yang namanya Indonesia itu terdiri dari beragam suku, beragam agama, dan beragam budaya. maka sudah pasti bertumpah ruah bentuk manusia di dalamnya. mulai yang matanya belo, yang matanya sedang-sedang saja, bahkan sampai ukuran mata yang agaknya hampir sama dengan lubang di celengan itu (ini sama sekali bukann curhatan pribadi :p).

lalu, masih ada kulit putih, sawo matang, sawo kematangan, kuning langsat, sampai dengan kuning mengambang. kalau yang ini jangan dicari-cari seperti apa rupanya. oke?
yap. kembali lagi ke topic awal. pertanyaan pertama yang akan saya ajukan tentang topic kali ini.
1.      kenapa? kenapa eh kenapa, mata sipit itu harus selalu dikaitkan dengan orang china? atau hongkong? korea? atau bisa jadi jepang? apa jawabannya?
2.      yang kedua. kenapa lagi? kenapa eh kenapa, mata sipit itu hanya juga dikhususkan (lebih tepatnya, yang terbayang, tergambar dan ter-stimulus di kepala banyak orang) adalah orang-orang yang berkulit putih? kenapa?
3.      dan yang ketiga. kenapa? kenapa eh kenapa lagi, mata sipit itu harus selalu dibuat lelucon? kalau tertawa harus lebih diperhatikan? karna bisa jadi ditinggal pergi.